setelah kurang lebih 11 bulan berpisah. Baru tersadar ternyata dia yang terbaik hingga saat ini.
Di suatu malam kami bertemu aku memutuskan untuk telfon dia via video call, entah kenapa perasaanku mengatakan untuk telpon dia.Karena sebelumnya dia hubungi aku ngasih kabar kalau dia mau cuti 3 hari. Dan pas aku kebetulan mau balik ke kampung halaman Yah Entah kebetulan atau emang takdir Allah,sebenarny dibulan kedua sampe ke delapan kami pisah aku belum merasakan rasa bersalah yang luar biasa yang aku alami sekarang. walaupun terkadang sering kepikiran dia. Karena dia selalu hubungi aku juga jadi ya dia selalu nuncul dalam pikiran,sering kali minta untuk memperbaiki hubungan tapi jujur aku gk bisa saat itu karena aku benar2 ingin dia fokus untuk masa depannya dan berharap dia bisa lupakan aku karena aku merasa aku bukan wanita yang baik untuk dia.Sebelum aku memutuskan balik mudik karena libur kuliah sebenarnya tujuannya mau pergi ke bontang tapi entah kenapa perasaanku mau pulang pulang dan pulang dan itu jauh beberapa hari sebelum dia kabari kalau mau balik untuk cuti.Aku benar benar meninggalkan pekerjaan yang sudah komitmen sama dosen aku memutuskan buat balik dihari minggu tanggal 14 Juli 2019 .Tapi sebelumnya kami berhubungan karena aku koment distatus Wa nya. Dan dia bilang gak balik ke kampung gk jadi !! Jujur aku kecewa tapi aku berfimir yasudahlah mungkin emang belum berjodoh untuk bertemu dia. Karena jujur aku sngat rindu karena aku baru sadari yang selama ini aku cari ada didekatku aku merasa nyaman didekat dia aku merasa menjadi dirku sendiri aku merasa adak ontak batin sama dia entahlah aku merasakab emosi yang kuat sama dia walaupun kami sudah pisah .
oya balik ke cerita yang aku pengen telfon dia via video, itu dihari minggu malam entah kenapa aku pengen tlfon yang sebenarnya aku gensi yasudah aku telfon buat rasa gengsi dan Egois .Dan aku cukup kaget ternyata dia ada dikampung yang sebelumnya dia bilang mau pergi buat tugas. Yah ini kesempatab yang mungkin gk terjadi ke dua kalinya. Aku ngajak dia ketemu tapi dia gak bisa karena sudah ada janji sama teman-temannya Agak sedih sih harus menunda lagi karena rasa rindu ini sudah sampe ubun ubun dan aku sudah pengen menjawab rasa penasarannya kenapa aku harus tinggalkan dia !!
Next day !! Hari ketemu dia ,aku benar benar nervous banget ketemu dia melebihin pertama kalinya kami ketemu. Akhirnya aku ketemu dia sungguh aku senang sekali walaupun dia awal merasa canggung karena dia bareng adik nya tapi gak lama aku merasa nyaman dengan keadaan. Lama saling diam diam diam pada akhirnya aku minta kami hanya ber2 buat ngomong dan dia nurutin. Akhirnya kami jalan dan menunu suatu tempat dimana waktu dulu jami sering kunjungi. Awalnya berat untuk cerita karena ternyata dia bilang rasa penasarannya tentang aku putuskan hubungan sama dia berkurang.Tapi bagiku itu gak penting setidaknya beban dihati ku berkurang dan aku harus bilang karena sebab ini aku selalu diselimuti rasa bersalah yang mendalam. Lama kami berbicara dan yang awalnya aku pikir dia bakal benci aku dan menggapku hina ternyata aku salah Allah punya rencana lain. Kami habiskan malam yang mungkin gak terulang lagi, ternyata aku salah Allah selalu punya kejutan.
Keesokan harinya (Selasa,16 Juli 2019) Pada sore hari pukul 17.44 kami bertemu. Dia banyak cerita tentang pengalamannya aku sungguh senang sekali apa yang dia cita-citakan tercapai. (Didalam hati sambil berkata Ya Allah sungguh aku senang dan bahagia walaupun bukan aku yang mungkin bukan mendampingi dia nanti tapi aku bahagia sudah pernah memiliki dia, ya walaupun didalam hati pun penuh harapan tapi ya aku siapa ?? 😢).
banyak bercerita ,dia nunjukin banyak foto dan yang salah satu foto dimana foto nya bareng keluarganya dan yang seharusnya ada aku disana waktu dia pelantikan,Aku bilang ke dia harusnya ada aku disana tapi Llah memang berkata lain mungkin Allah tidak ingin istrimu nanti terluka karena ada aku disana. Sebenarnya sakit sungguh sakit tapi disini aku banyak belajar untuk menjadi lebih dewasa dlaam menyikapi setiap permasalahan karena dia banyak membuat perubahan didalam hidupku .Sungguh sampai detik ini aku masih sayang dan cinta sama dia tapi apaboleh buat nasi telah menjadi bubur. Semua yang kulakukan pun untuk kebaikannya aku tidak mau merepotkannya dikemudia hari.
Komentar
Posting Komentar